Kamis, 03 Desember 2015

NDP ( Himpunan Mahasiswa Islam) by : Diqulisme

BAB 1. Nilai-nilai Dasar Kepercayaan ( part 3 )

       Mari kita lanjutkan pembahasan sebelumnya , setelah kita sudah mengetahui indikator dzat yang bisa disebut Tuhan , maka kita harus mencari agama-agama yang terdapat pada di dunia ini, dan kita harus mengetahui konsep ketuhannya dan pembawa agama tersebut, sehingga kita bisa mengikuti agama tersebut karena agama yang benar akan dan pasti mengarahkan kita pada kebenaran.

       Maka dari itu, untuk menompang tata nilai dari sebuah agama maka kebenaran itu harus pada sumber kebenaran itu sendiri atau pangkal kebenaran itu sendiri, dan pangkal dari kebenaran tersebut haruslah mutlak, kebenaran yang mutlak adalah Allah SWT ( pembuktian konsep ketuhanan dan pembawa agama tidak saya jelaskan disini , karena untuk menghormati agama lain).

      Dengan mengetahui sebuah agama yang bersumber pada pangkal kebenaran yang mutlak yaitu Allah , maka kita harus meng-Imani dan menyakini bahwa hanya Allah lah tuhan yang Esa , sehingga kita harus membuat sebuat komitmen dan persaksian bahwa " Tiada Ada Tuhan Selain Allah " , di Kalimat tersebut terdapat 2 point yang harus kita fahami yaitu Peniadaan dan Pengecualian , berarti dari kata peniadaan dan pengecualian ini maka Allah menjadi hal yang mutlak kita sembah , dengan kesimpulan bahwa Allah lah yang menjadi kebenaran yang mutlak dengan kalimat komitmen dan persaksian diatas, sebuah tata nilai kebenaran akan kita dapatkan jika kita pasrah dan tunduk kepada allah agar hidup kita tertompang pada kebenaran yang mutlak , tunduk dan pasrah adalah Islam.

      Setelah kita mengetahui agama yang menjadi penompang hidup kita adalah Islam , maka kita harus mencari ajaran Islam itu, dan kemana harus kita cari ? maka kita harus mencari dari pembawa agama Allah tersebut, dan pembawa sekaligus penyempurna agama yaitu Nabi Muhammad SAW. Maka dari kalimat persaksian pertama yaitu "Tiada Tuhan Selain Allah"  maka kalimat persaksian yang kedua dan harus kita ucapkan adalah "  dan Muhammad Adalah pembawa ajaran Allah ". Didalam agama islam kedua kalimat tersebut ialah Syahadat, dalam terjemahan bahasa arabnya "Asyahadu an-la ilaaha illallaah Wa asyhadu anna Muhammadan Rosulullah".

         Kenapa kita harus bersaksi kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa wahyu Allah berupa Islam? , logika sederhana jika kita menyakini bahwasanya seseorang maka kita akan percaya bahwa seseorang itu memang berbicara benar , karena seseorang dengan seseorang itu ranah manusia dan hati manusia yang tahu hanyalah Allah sendiri maka kebenaran seseorang tersebut masih dipertanyakan, tetapi yang menyuruh untuk bersaksi bahwa seorang Muhammad adalah pembawa ajaran dari Allah dan allah adalah pangkal kebenaran maka semua yang bersala dari Nabi Muhammad haruslah dan memang 100% benar , karena datangnya dari Allah sendiri 9 Seseorang dengan tuhannya), dan Wahyu atau sebuah pengajaran itu datangnya langsung dari Allah sendiri .

TO BE CONTINUED TO Part 4

By : Diqulisme

Tidak ada komentar:

Posting Komentar