Senin, 30 November 2015

HMI Agro Lamongan Berdialog ( Ber- Diskusi-Logika )

ALLAH MAHA BESAR DAN ALLAH MAHA PENCIPTA

Assalamu'alaikum. wr. wb.

   Kata ini tidak asing bagi kita untuk seorang muslim dimanapun dia berada, suatu ketika seorang muslim yang hanya iman dan tidak memiliki dan tidak mau menambah wawasan pasti akan terbingungkan dengan sebuah pertanyaan seperti ini " Jika Allah maha besar dan maha pencipta , apakah Allah bisa menciptakan sesuatu yang lebih besar dari Dia, karena dia maha pencipta  yang tak mungkin tak bisa menciptakan apapun ? ", seorang muslim yang imannya tinggipun akan kebingungan dengan pertanyaan tersebut.
  
  Sebagai seorang muslim kita seharusnya mengup-grade diri dengan wawasan yang luas, karena dengan seorang muslim yang wawasan luas maka kita tidak mudah dipatahkan iman, argumen yang sangat meruntuhkan iman dari seorang yang ingin merusak aqidah islam.

  Mari kita mulai menjawab pertanyaan yang sering digunakan seorang yang ingin menghancurkan aqidah dan iman seseorang muslim tersebut , suatu malam minggu 28/ 11 /2015 di KOMISARIAT AGRO LAMONGAN ( Himpunan Mahasiswa Islam) kami sedang berdiskusi , ada 4 anak yang sedang berdiskusi , saya sendiri , Syarif, Zahrul, dan Farda. Saat itu kami sedang berdiskusi masalah bagaimana sebuah kepercayaan itu dapat menghasilkan suatu tata nilai untuk menompang kehidupan manusia individu maupun kelompok ( Umat ), tak lama setelah diskusi berlangsung secara tiba-tiba salah satu dari seseorang dari kami memiliki pertanyaan seperti diatas.

  Nah inilah jawaban dari diskusi atas pertanyaan yang singkat tapi membuat kepala panas bak air yang mendidih di panci ( wkwkwkwkwk ). mari kita ber Logika dengan contoh dibawah ini..


gambar diatas allah maha besar jadi tidak ada ruang atau Space karena semua ruang sudah diisi oleh Allah yang maha Besar tersebut , maka kita bisa menjawab dengan suatu jawaban yang ke -1 " Allah bisa menciptakan yang lebih besar darinya tapi sanggupkah kamu ( manusia menciptakan space atau ruang utnuk allah menciptakan sesuatu yang lebih besar dari dia ?", layaknya cerita Abu nawaas dengan seorang Rajanya, rajanya berkata ada Abu nawas :" Hey, Abu nawas apakah kamu bisa mengukur tinggi bintang itu ?" dengan cerdas Abu nawas menjawab;'' Bisa Rajaku, asalkan Rajaku bisa membuatkan aku Tangga yang tingginya bisa menjangkau bintang agar aku bisa menghitung jarak tinggi bingtang tersebut ?". Akhirnya si Raja terdiam karena diapun tak sanggup untuk melakukan suruhan si Abu nawas . jawaban yang ke-2 untuk pertanyaan yang kedua  , Allah memiliki sifat dalah Asmaul Husna yaitu Maha Mengetahui  . Nah disini kita tahu Allah pun tidak bodoh , jikalau Allah menciptakan yang lebih besar dari Dia maka dia tidak akan disebut tuhan lagi karena ada yang lebih besar dari Dia, suatu contoh Logika Si-A berkerja sebulan dengan mendapat upah/gaji Rp. 1.500.000, suatu ketika Si-A ingin membeli hp dengan harga Rp. 1.500.000 tapi kebutuhan hidup selama sebulan tidak ada , jadi Si-A berkeputusan agar dia tidak membeli Hp tersebut walaupun di sanggup membelinya,  nah itu sebagai logika kenapa  Allah tidak mau menciptakan yang lebih besar dari Dia karena dampaknya Allah akan tidak menjadi Tuhan lagi , karenan sifat maha besarnya sudah diganti oleh ciptaan-Nya yang lebih besar, disinilah sifat Allah Maha Mengetahui berperan ..
bagaimana ? sudah masuk ke dalam logika anda ?
  itu sepenggal diskusi kami Kader KOMISARIAT AGRO LAMONGAN ( Himpunan Mahasiswa Islam) , semoga bermanfaat bagi kita seorang muslim untuk selalu mengup-grade diri menjadi seorang muslim yang berintelektual, sehingga tidak mudah di patahkan ke islaman kita.
terima kasih ..

YAKUSA
Himpunan Mahasiswa Islam 
Komisariat Agro Lamongan
Cabang Tuban

Wassalamu'alaikum. wr. wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar