BAB 1. Nilai-nilai Dasar Kepercayaan ( part 1 )
Berbicara masalah agama yang benar dengan agama yang salah
adalah sebuah masalah yang terus di kaji atau di bahas secara sendiri dan tidak
menyorak-sorakan dan mengvonis bahwa kamu agama (A) adalah agama yang salah
karna dengan cara itu ,tidak membuat perdamaian malah –malah akan membuat sebuah suatu permusuhan yang
berakibatkan perang agama sampai berdarah darah karna terkait dengan agama
sendiri sendiri.
Agama adalah sebuah nilai-nilai yang di anut suatu kaum atau
kelompok yang membuat kaum itu memiliki keteraturan
dalam hidup, nah konsep ini bisa kita sebut sebuah
kepercayaan. kepercayaan adalah suatu keadaan batin / hati untuk mengikuti sebuah
benda/dzat sebagai pegangan hidup atau bisa kita bilang kretek nang ati. Disinilah peran kepercayaan disetiap individu, kepercayaan yang akan menghasilkan tata nilai
untuk menompang kebudayaan sehingga seseeorang individu yang tidak memiliki
keyakinan maka hidupnya nampak seperti kapal tanpa kapten yang terombang-ambing terkena hantaman ombak tak tentu arah mau kemana akan pergi.
Tetapi dengan adanya kepercayaan seseorang individu akan
memiliki ketereturan dalam kehidupan sehari hari ada tujuan, fungsi dan peran yang sangat
jelas maka dari itu kepercayaan sangat berpengaruh pada pribadi individu dalam
filsafat HmI berkata ,"Pemahaman yang salah akan mengakibatkan Pola Pikir yang salah,Pola Pikir yang akan mengakibatkan Perilaku yang salah. suatu contoh si A memiliki pemahaman salah bahwa patung adalah tuhan sehingga
pola pikir nya tuhan sebagai patung pikiranya yang tuhan sebagai patung harus
di buat sedemikian rupa sesuai dengan kekuatan yang ada sehingga si A
berprilauku jika tuhan patung adalah berbentuk matahari maka mereka menyembah
matahari dengan situasi yang di buat si A sendiri karna allah memiliki sifat
iradat (kemauan) maka bisa saja allah meridhoi apa yang di lakukan si A yang
mengakibatkan pengaruh ke masyarakat umum dan berakibat mereka mengikutinya, nah
disini peran akal dan hati nurani untuk untuk memilah mana yang benar dan mana
yang salah.
Agar kita tidak salah dalam memahami Kepercayaan maka dalam memilih kepercayaan
itu harus berpandangan dan menjalur kepada kebenaran yang mutlak dan hakiki, kebenaran yang benar adalah pangkal kebenaran itu
sendiri, kebenaran atau pangkal kebenaran yang bersumber dari pencipta yaitu
tuhan.
Kita pasti sepakat, semua alam semesta beserta isinya tidak mungkin tercpta
terbentuk dengan sendiri tanpa sebuah creator /pencipta, secara logika akal
dengan system dan luasnya alam semesta ini siapa pembuatnya? kalian semua akan
berpikir dialah sang maha hebat, cerdas dan segal- galanya maka dari itu hanyalah Tuhan yang bisa ..
Pertanyaannya, siapa tuhan yang harus kita anut ? karena banyak sekali agama dengan cara mereka masing-masing dan tuhan mereka msing-masing. Nah disinilah guna Instrument pengetahuan ( Indra, akal, hati nurani ) untuk mencarinya ....
TO BE CONTINUED TO Part 2
By : Diqulisme
Tidak ada komentar:
Posting Komentar